IndieNews.id — Di Papua Barat, ada sebuah pulau kecil yang dihuni oleh ribuan kelelawar. Pulau itu bernama Um.
Dalam bahasa Sorong, Um berarti kelelawar. Jadi Pulau Um ialah Pulau Kelelawar.

Selain kelelawar, Pulau Um juga dihuni oleh burung cenderawasih dan kanguru pohon.

Pulau Um tepatnya berada di Kampung Malaumkarta Raya, Kabupaten Sorong. Mengetahui ada pulau yang dihuni satwa liar, warga di sekitar sudah sepakat untuk tidak mengganggu keberlangsungan hidup kawanan fauna di sana.

Karena menyadari pentingnya menjaga keanekaragaman hayati untuk kehidupan keturunan mereka pada masa mendatang, ia meminta setiap pengunjung menjaga kelestarian Pulau Um.

“Jangan kita tinggalkan air mata bagi anak cucu kita, tetapi kita tinggalkan mata air bagi anak cucu kita nanti,” katanya.

Pulau Um kini menjadi salah satu daerah tujuan wisata. Hanya butuh 15 menit berkeliling pulau yang berpasir putih ini.

Pulau Um Malaumkarta Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat yang dipadati kelelawar pada siang hari.
Warga Malaumkarta tentu saja mendapat manfaat dari kedatangan wisatawan ke Pulau Um.

Mereka biasanya menyewakan perahu kepada wisatawan yang hendak island hopping ke sana.

Salah satunya ialah Hermanus Do, yang mendapat tambahan penghasilan dengan menyediakan perahu tradisionalnya.

Dia bisa mendapat bayaran Rp250 ribu setiap kali mengantar wisatawan menuju ke dan kembali dari Pulau Um.

“Jika ramai kunjungan dalam satu hari masyarakat penyedia jasa transportasi perahu tradisional bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp700 ribu bahkan lebih,” kata dia.

Kuliner seafood tentu saja menjadi sajian utama saat ingin mengisi perut ke Pulau Um.

Masyarakat di sekitar perairan ini juga telah sepakat menggunakan sistem sasi laut, berupa larangan untuk menangkap jenis fauna laut tertentu di sebuah kawasan dalam jangka waktu tertentu yang disepakati oleh masyarakatnya.

Source: Vice

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *