Makassar – Buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) yang di inisiasi Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) adalah tradisi tahunan yang mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini di Laksanakan di Baruga Anging Mammiri, Selasa (17/3/2026).
Momen silaturahmi yang hangat dan penuh kekeluargaan menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan anggota keluarga besar Mandar untuk mempererat persaudaraan.

Kegiatan diadakan dalam suasana kekeluargaan ini, turut dihadiri oleh Walikota Makassar H. Munafri Arifuddin, S.H., yang juga merupakan salah satu putra terbaik Mandar, Melinda Aksa Ibu Walikota, Sejumlah Sesepuh dan Tokoh Keluarga Mandar, di antaranya Prof. DR. H. Basri Hasanuddin beserta Ibu.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Kerukunan Wanita Mandar Nurdalaila Skm., Mkes., beserta jajarannya dan Sri Yulianingsih M. Rauf SH., M.Kn sebagai Pembina yang turut membersamai keluarga besar Mandar dalam suasana kekeluargaan yang kental.
Walikota Makassar dalam sambutannya berharap Masyarakat Mandar yang berada di Makassar dapat membantu pemerintah memberi banyak masukan. Masyarakat Mandar menjadi mata dan telinga untuk membantu pemerintah kota Makassar.
APPI sapaan akrabnya berpesan, agar keluarga besar Mandar di Makassar terus menumbuhkan persaudaraan yang kokoh serta menjaga persatuan. Ia juga membuka diri terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat untuk meningkatkan kinerjanya sebagai Walikota.
Selain itu, ia mengajak keluarga besar Sulawesi Barat untuk tetap bangga terhadap identitas budaya, termasuk menjaga kuliner tradisional yang menjadi bagian dari warisan leluhur.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz DR. Hasan Pina sebelum akhirnya seluruh peserta menikmati hidangan berbuka bersama dalam suasana penuh kehangatan dan dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah.
Umumnya menyajikan takjil dan makanan khas mandar seperti penja, loka anjoroi, baupeapi. Aneka masakan lainnya: soto banjar, pallubasa, sate dengan daging yang lembut dilumuri saus kacang, ikan bakar, mie kering, bakso dan aneka macam kue yang menggugah selera. Beraneka macam hidangan makanan tersaji sebagai wujud rasa syukur atas rezeki di bulan Ramadhan.













