Menu

Mode Gelap
Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4 Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar PT. Walbrik Sindo Sejahtera Makmur Bangun Sinergi dengan Warga

Ekobis

Perkembangan Edukasi dan Literasi Keuangan di Sulawesi Selatan

badge-check


					Perkembangan Pasar Modal Perbesar

Perkembangan Pasar Modal

Makassar – Sepanjang Januari 2026, Kantor OJK Provinsi Sulsel Sulbar telah menginisiasi sebanyak 19 kegiatan edukasi keuangan yang dilaksanakan secara langsung (tatap muka) maupun melalui kanal digital. Kegiatan edukasi tersebut berhasil menjangkau 288.063 peserta yang berasal dari berbagai segmen, mulai dari pelajar dan mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan secara kolaboratif bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan pemerintah daerah, sebagai bentuk sinergi dalam memperluas akses informasi dan pemahaman mengenai produk serta layanan keuangan yang legal dan logis.

Selanjutnya, terkait dengan penanganan layanan konsumen di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, pada Januari 2026 terdapat 179 layanan konsumen yang terdiri dari 21 penerimaan informasi, 119 pemberian informasi, dan 39 layanan pengaduan. Dari total layanan konsumen tersebut, sebanyak 62 layanan terkait perbankan, 74 layanan fintech, 31 layanan terkait perusahaan pembiayaan, 6 layanan terkait asuransi, 3 layanan terkait modal ventura, dan 3 layanan terkait non-LJK. Sedangkan, untuk permohonan SLIK pada periode Januari 2026 terdapat 3.264 layanan baik untuk walk-in maupun online.

Sebagai informasi, di awal tahun 2026 ini, OJK menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Kegiatan SNLIK 2026 di wilayah Sulawesi Selatan dilaksanakan di 24 kabupaten/kota dan di Sulawesi Barat dilaksanakan di 6 kabupaten. Selanjutnya, OJK bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga mengawal pelaksanaan SNLIK 2026 di sejumlah kabupaten/kota. Hal ini dilaksanakan untuk memastikan kualitas dan akurasi proses pendataan, sehingga hasil survei dapat mencerminkan kondisi nyata literasi dan inklusi keuangan masyarakat dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam rangka perumusan kebijakan dan program ke depan.

Baca Lainnya

Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

22 Mei 2026 - 14:34 WITA

IMG-20260522-WA0016

Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep

22 Mei 2026 - 14:30 WITA

IMG-20260522-WA0015

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA

22 Mei 2026 - 10:17 WITA

ee8a9870-ad8f-4061-a43e-e0ddf1699fd8-3

KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar

22 Mei 2026 - 09:56 WITA

IMG-20260522-WA0009

PT. Walbrik Sindo Sejahtera Makmur Bangun Sinergi dengan Warga

22 Mei 2026 - 08:53 WITA

IMG-20260522-WA0008
Trending di Ekobis