Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

PT. Wisnu Mandiri Batara Di Duga Rusaki Kawasan Hutan dan Fasilitator Pelakor. FPMKU dan KLP-KU Adukan Ke Polda Sultra

badge-check

PT. Wisnu Mandiri Batara Di Duga Rusaki Kawasan Hutan dan Fasilitator Pelakor. FPMKU dan KLP-KU Adukan Ke Polda Sultra Perbesar

Kendari, 22 Juli 2025. Konawe Utara (Konut) sangat di kenal oleh publik dengan banyaknya perusaahan tambang Jenis Non Logam dan Logam.

Hal ini merupakan tolak ukur kekayaan alam yang luar biasa berada di daerah ini bahkan di gadang-gadang kedepannya sebagai Pusat Energi Dunia, hal tersebut benar adanya di karenakan Puluhan IUP berdiri dan beraktivitas di daerah ini.

Akan tetapi di balik banyaknya perusahaan tambang yang berada di Konut ternyata bukan menjadi suatu kebanggaan bagi kesejahteraan Masyarakat dan juga kian haru makin banyaknya kerusakan lingkungan seperti Pembabakan liar hingga pngerusakan Kawasan Hutan makin merajalela tanpa adanya Izin yang jelas dari Kementerian Kehutan dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Hutan semakin berkurang karena banyaknya perusahaan yang tidak patuh terhadap mekanisme pertambang yang di anjurkan oleh Kementerian ESDM RI serta merupakan salah satu pemicu daerah ini menjadi langganan banjir di Konut. Seperti yang terjadi di IUP PT. Wisnu Mandiri Batara (WMB), bentang alam dan kelestarian kawasan hutan hanya sebatas Slogan di Wilayah ini. Terbukti dari hasil Investigasi Kelompok Pemerhati Konawe Utara bahwa banyak di temukan kerusakan Hutan serta penambangan Kawasan Hutan Produksi Tanpa adanya Izin PPKH sesuai dengan Regulasi Pertambangan di Indonesia.

Tak hanya itu, Timbul Dugaan PT. WMB ini Di duga Kuat menjadi Fasilitator Dokumen Terbang (Dokter) Bagi Penambang Koridor. Sesuai hasil Investigasi lapangan yang di lakukan oleh Kelompok Pemerhati Konawe Utara. Menurut Arman Manggabarani Selaku Putra Daerah Konut sekaligus Ketu Front Pemuda Dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) menjelaskan Bahwa “Benar adanya penambangan Kawasan Hutan di IUP PT. WMB tanpa adanya Dokumen PPKH yang merupakan syarat yang harus di penuhi ketika melakukan aktivitas di Kawasan Hutan. Isu populer yang muncul juga yakni ada dugaan kuat bahwa PT. WMB ini sebagai Fasilitator Dokumen Terbang untuk melakukan pengapalan di luar IUPnya sendiri. Hal ini sudah kami adukan ke polda sultra, Semoga ada tindakan sigap yang di lakukan oleh APH ini. Bukti pendukung sudah kami lampirkan.”

Di tempat yang sama Iman P. Selaku Divisi Hukum Pemerhati Konut Mengatakan bahwa “Akan ada gerakan aksi protes yang akan kami lakukan terhadap aktivitas PT. WMB untuk segera mungkin di hentikan di karenakan adanya pelanggaran yang telah di lakukan atas perbuatannya sebaiknya untuk bertanggung jawab atas kerusakan hutan dan lingkungan yang terjadi di IUPnya terletak di Waturambaha Laskep Konawe Utara.”

Di tempat sebelumnya di Ditreskrimsus Polda Sultra Unit penerima Laporan nengatakan bahwa “Laporannya sudah kami terima dan masuk, selanjutnya akan di kabari tentang perkembangan kasusnya secepatnya akan di beritahukan.” Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GAGA Mie Ayam Resmi Hadir, Mie Ayam Favorit Kini Bisa Dinikmati di Rumah Kapan Saja

30 Okt 2026 - 09:19 WITA

GAGA Mie Ayam Resmi Hadir, Mie Ayam Favorit Kini Bisa Dinikmati di Rumah Kapan Saja

UN Women Umumkan Pemenang WEPs Awards 2026 Indonesia, Partisipasi Tembus 142 Aplikasi dari 94 Perusahaan

30 Okt 2026 - 09:09 WITA

UN Women Umumkan Pemenang WEPs Awards 2026 Indonesia, Partisipasi Tembus 142 Aplikasi dari 94 Perusahaan

Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI

29 Okt 2026 - 07:43 WITA

Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI

ACMF Dukung Reformasi Strategis dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

29 Okt 2026 - 07:34 WITA

ACMF Dukung Reformasi Strategis dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

Sulsel dan Kabupaten Selayar Raih TPAKD Terbaik 2026

23 Okt 2026 - 10:20 WITA

Sulsel dan Kabupaten Selayar Raih TPAKD Terbaik 2026
Trending di Ekobis