Menu

Mode Gelap
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4 Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar

Berita

Dihadapan Menteri PPPA, PJ Sekda Sebut Longwis dan Jagai Anakta Jadi Program Keterlibatan Peran Perempuan

badge-check


					Dihadapan Menteri PPPA, PJ Sekda Sebut Longwis dan Jagai Anakta Jadi Program Keterlibatan Peran Perempuan Perbesar

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,— PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menyambut kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati juga dikenal sebagai Bintang Puspayoga di Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-zahra, Shelter Warga Pattingalloang, Barukang 3, Kecamatan Ujung Tanah, Rabu (26/03/2024).

Kunjungannya ini untuk melihat dan sekaligus mengapresiasi aktivitas kelompok perempuan pesisir di Kecamatan Ujung Tanah.

Dalam sambutannya, Firman Hamid Pagarra memperkenalkan beberapa program prioritas Pemkot Makassar yang keberhasilannya memiliki banyak peran kontribusi perempuan di dalamnya. Seperti, Jagai Anakta dan Lorong Wisata.

“Selamat datang ibu di Kota Makassar, saat ini kita berada di Kecamatan Ujung Tanah, Kelurahan Pattingaloang yang merupakan salah satu kelurahan dari 153 kelurahan yang ada di Kota Makassar. Kota Makassar dengan slogan Kota Makan Enak memberi peluang besar untuk memaksimalkan peran perempuan untuk berkontribusi,” ucapnya.

Kata Firman, Pemerintah Kota Makassar sudah menetapkan komitmen terhadap kebijakan pembangunan yang berbasis hak anak melalui visi Kota Makassar yang inklusif, yaitu percepatan mewujudkan Makassar kota dunia yang sombere dan smart city dengan imunitas yang kuat untuk semua.

Pemkot Makassar sadar bahwa urusan anak adalah urusan masa depan yang harus melibatkan semua pihak dan berkelanjutan, komitmen itu semakin dipertegas dengan program Jagai Anakta yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Danny Pomanto.

Dijelaskan Firman program jagai anakta merupakan sebuah upaya mitigasi sosial yang mendorong semua pihak memberi ruang tumbuh kembang anak dengan perlindungan yang maksimal dalam mendorong penciptaan ruang kreativitas dan partisipasi anak dalam pembangunan.

Begitu pula, kata Firman, pada aspek layanan perlindungan anak dan perempuan, di mana tidak hanya di level kota yaitu UPTD PPPA, namun diperluas hingga tingkat RT/RW dengan adanya shelter warga sebagai sistem layanan yang mudah dan terjangkau di tingkat kelurahan seperti di shelter warga Pattingaloang ini.

“Jagai Anakta terintegrasi dengan shelter warga dan adapula program Lorong Wisata yang di dalamnya memberdayakan perempuan seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan UMKM. Keterlibatan perempuan sangat terasa dengan kehadiran program-program tersebut,” paparnya.

Selain itu, Firman mengungkapkan alasan memilih Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-zahra sebagai kunjungan dari Menteri PPPA karena KWN Fatimah Az-zahra yang berada di Kelurahan Pattingaloang merupakan daerah pesisir yang rentan terjadi ketimpangan gender dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

KWN Fatimah Az-zahra merupakan kelompok yang memberdayakan lansia, perempuan pesisir, perempuan kepala keluarga dan istri-istri nelayan, yang saat ini berjumlah 200 dari 600 orang perempuan pesisir yang dibina dan diberdayakan sehingga dapat mandiri dan memiliki penghasilan sendiri.

“Dengan adanya pemberdayaan perempuan kepala keluarga pada KWN Fatimah Az-zahrah tentunya hal ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kualitas keluarga, serta mendorong perempuan aktif dalam kehidupan sosial,” tuturnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Firman mengatasnamakan Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kementerian PPPA RI atas dukungan dan kerja sama dalam mendorong program dan implementasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Makassar.

“Pemerintah Kota Makassar selama ini telah menempatkan kepentingan terbaik perempuan dan anak sebagai investasi masa depan untuk kemajuan dan kejayaan Kota Makassar,” pungkasnya. (*)

Baca Lainnya

Jatuh Bangun di Medan Terjal, Tim SAR Kodam XIV/Hasanuddin Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500

22 Januari 2026 - 18:13 WITA

Makassar Sambut Tahun Baru dengan Doa dan Empati, Wali Kota Munafri Larang Petasan dan Konvoi

17 Desember 2025 - 21:09 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin

Utang Pinjol Warga Sulsel Tembus Rp2,18 Triliun: Krisis Baru di Tengah Lemahnya Literasi dan Gagalnya Sistem Ekonomi Daerah

15 Desember 2025 - 20:12 WITA

Indosat Jadi Satu-satunya Telco Indonesia yang Masuk ke Fortune 100 Best Companie

12 Desember 2025 - 13:15 WITA

Fortune 100 Best Companie

Pangdam XIV/Hasanuddin Pererat Kemitraan Strategis dengan Universitas Hasanuddin

9 Desember 2025 - 07:41 WITA

Trending di Berita