Menu

Mode Gelap
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar PT. Walbrik Sindo Sejahtera Makmur Bangun Sinergi dengan Warga PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Gelar Gade Preneur UMKM 2026 untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Liputan Khusus

Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

badge-check


					Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42 500 Perbesar

Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42 500

PANGKEP — Serpihan pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan berhasil ditemukan Tim Sar Gabungan.

Serpihan ditemukan pukul pukul 07.46 WITA.

Tim menemukan serpihan berupa bagian window pesawat dalam kondisi kecil di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT.

Selanjutnya, pada pukul 07.49 WITA, ditemukan bagian badan pesawat berukuran besar.

Pada pukul 07.52 WITA, tim kembali memperoleh informasi bahwa bagian puntak pesawat telah terbuka serta ditemukan bagian ekor pesawat yang berada di sebelah selatan lereng bawah lokasi kejadian.

Seiring perkembangan tersebut, pergerakan unsur SAR terus disesuaikan, termasuk pergeseran SRU menuju titik-titik prioritas.

Pada pukul 08.02 WITA, serpihan besar kembali terpantau oleh SRU aju dengan pemantauan udara menggunakan Helikopter Caracal.

Selanjutnya, pada pukul 08.11 WITA, tim aju menyampaikan kebutuhan peralatan tambahan berupa perlengkapan mountaineering atau climbing untuk menjangkau lokasi yang memiliki medan terjal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan temuan serpihan ini menjadi petunjuk penting dalam operasi SAR yang sedang berlangsung.

“Penemuan serpihan pesawat ini menjadi clue penting dalam mempersempit area pencarian. Tim SAR gabungan saat ini fokus pada pengamanan lokasi, pendataan temuan, serta penyesuaian taktik operasi sesuai dengan kondisi medan di lapangan,” ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa medan lokasi kejadian cukup menantang dan memerlukan dukungan peralatan khusus.

“Beberapa titik berada di area lereng dan membutuhkan peralatan mountaineering. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan operasi ini,” tegasnya.

Operasi SAR melibatkan unsur dari Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, serta dukungan masyarakat setempat.

Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi sesuai hasil di lapangan.

Laporan: Nurul Hidayah

Editor: Ilham Arsyam

Sumber:TribunTimur

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

3 April 2026 - 03:03 WITA

IMG-20260403-WA0026(1)

Pangdam XIV/Hsn Serahkan Santunan Rumah Tahap II

5 Maret 2026 - 07:18 WITA

IMG-20260304-WA0056

Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran Di 63 Terminal Penumpang

21 Februari 2026 - 17:48 WITA

IMG-20260221-WA0018

Jatuh Bangun di Medan Terjal, Tim SAR Kodam XIV/Hasanuddin Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500

22 Januari 2026 - 18:13 WITA

Pangdam XIV/Hasanuddin Sambut Menhan RI di Maros

6 Januari 2026 - 09:33 WITA

Pangdam XIV/Hasanuddin
Trending di Liputan Khusus