Menu

Mode Gelap
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4 Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar

Edukasi

Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Pangkep

badge-check


					Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Pangkep Perbesar

Pangkep, 22 Februari 2025 — Untuk mendukung pertanian ramah lingkungan serta meningkatkan kapasitas perempuan dalam praktik pertanian berkelanjutan, tim dosen dari Program Studi Biologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dipimpin oleh Dr. A. Irma Suryani, M.Si, bersama rekan-rekan dosen Biologi UNM (Dr. A. Mu’nisa, M.Si., Nani Kurnia, M.Si., Kusdianawati, M.Si., dan Jamilatus Sa’diyah, M.Si.) berkolaborasi dengan dosen Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, telah melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul “Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama bagi Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Kabupaten Pangkep.”

Kegiatan ini dilakukan atas dasar pentingnya pertanian di Desa Kabba’ bagi perekonomian lokal, namun tantangan berupa serangan hama menjadi hambatan besar. Penggunaan insektisida kimia secara intensif telah berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesuburan tanah. Sebagai alternatif, agen hayati seperti Beauveria bassiana menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan. Sayangnya, pengetahuan petani -utamanya kelompok wanita tani—mengenai penggunaan agen hayati ini masih terbatas.

Melalui program PKM ini, dilakukan pelatihan mengenai formulasi, teknik aplikasi, dan penyimpanan Beauveria bassiana dalam bentuk bubuk. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup:

1) Survei awal untuk mengukur pemahaman peserta,

2) Sosialisasi konsep dasar agens hayati,

3) Pelatihan praktis di lapangan,

4) Pembagian produk Beauveria bassiana bubuk, dan

5) Evaluasi akhir melalui angket untuk melihat peningkatan pengetahuan.

Pelatihan ini menunjukkan hasil yang positif. Sebagian besar peserta berhasil memahami dan menjelaskan manfaat serta cara aplikasi Beauveria bassiana. Metode pelatihan yang praktis dan aplikatif mendapat respon sangat baik dari peserta. Mereka pun menyatakan niat untuk mengadopsi penggunaan produk tersebut dalam kegiatan pertanian mereka. Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan perempuan di sektor pertanian dan mendukung peralihan menuju praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa, disertai dengan pendampingan berkelanjutan agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Dr. A. Irma Suryani, M.Si

Dosen Biologi UNM

Email: [a.irma.suryani@unm.ac.id]

Baca Lainnya

Pegadaian Peduli: Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep

22 Mei 2026 - 14:30 WITA

IMG-20260522-WA0015

PPIR Sulsel: Jumat Berkah, Momentum Mempererat Ukhuwah

19 Mei 2026 - 09:50 WITA

IMG-20260519-WA0005

PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Babul Jannah di Bissoloro Kabupaten Gowa

7 Mei 2026 - 11:46 WITA

IMG-20260507-WA0017

Perkuat Kepercayaan Publik, OJK Terapkan QR Code Surat Tanda Terdaftar Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia

6 Mei 2026 - 07:51 WITA

IMG-20260506-WA0025

Pegadaian Peduli: Dukung Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 09:26 WITA

IMG-20260422-WA0008
Trending di Ekobis