Menu

Otomatis
Breaking News

Edukasi

Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Pangkep

badge-check

Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Pangkep Perbesar

Pangkep, 22 Februari 2025 — Untuk mendukung pertanian ramah lingkungan serta meningkatkan kapasitas perempuan dalam praktik pertanian berkelanjutan, tim dosen dari Program Studi Biologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dipimpin oleh Dr. A. Irma Suryani, M.Si, bersama rekan-rekan dosen Biologi UNM (Dr. A. Mu’nisa, M.Si., Nani Kurnia, M.Si., Kusdianawati, M.Si., dan Jamilatus Sa’diyah, M.Si.) berkolaborasi dengan dosen Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, telah melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul “Pelatihan Penggunaan Beauveria bassiana Bubuk untuk Pengendalian Hama bagi Kelompok Wanita Tani Sejahtera di Desa Kabba’, Kabupaten Pangkep.”

Kegiatan ini dilakukan atas dasar pentingnya pertanian di Desa Kabba’ bagi perekonomian lokal, namun tantangan berupa serangan hama menjadi hambatan besar. Penggunaan insektisida kimia secara intensif telah berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesuburan tanah. Sebagai alternatif, agen hayati seperti Beauveria bassiana menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan. Sayangnya, pengetahuan petani -utamanya kelompok wanita tani—mengenai penggunaan agen hayati ini masih terbatas.

Melalui program PKM ini, dilakukan pelatihan mengenai formulasi, teknik aplikasi, dan penyimpanan Beauveria bassiana dalam bentuk bubuk. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup:

1) Survei awal untuk mengukur pemahaman peserta,

2) Sosialisasi konsep dasar agens hayati,

3) Pelatihan praktis di lapangan,

4) Pembagian produk Beauveria bassiana bubuk, dan

5) Evaluasi akhir melalui angket untuk melihat peningkatan pengetahuan.

Pelatihan ini menunjukkan hasil yang positif. Sebagian besar peserta berhasil memahami dan menjelaskan manfaat serta cara aplikasi Beauveria bassiana. Metode pelatihan yang praktis dan aplikatif mendapat respon sangat baik dari peserta. Mereka pun menyatakan niat untuk mengadopsi penggunaan produk tersebut dalam kegiatan pertanian mereka. Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan perempuan di sektor pertanian dan mendukung peralihan menuju praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa, disertai dengan pendampingan berkelanjutan agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Dr. A. Irma Suryani, M.Si

Dosen Biologi UNM

Email: [a.irma.suryani@unm.ac.id]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Edukasi 14 BUMDes di Malangke, KP2KP Masamba Sederhanakan Pajak Melalui Simulasi Transaksi Harian

15 Sep 2026 - 16:57 WITA

Edukasi 14 BUMDes di Malangke, KP2KP Masamba Sederhanakan Pajak Melalui Simulasi Transaksi Harian

1.500 Pelari Ikut GoldRun Pegadaian 2026, Dapat Sehatnya Raih Investasinya

8 Sep 2026 - 21:33 WITA

1.500 Pelari Ikut GoldRun Pegadaian 2026, Dapat Sehatnya Raih Investasinya

Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

2 Sep 2026 - 17:31 WITA

Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

Pangkas Kerumitan Pajak Instansi, KP2KP Masamba Beri Solusi Praktis untuk Bendahara

24 Agu 2026 - 18:48 WITA

Pangkas Kerumitan Pajak Instansi, KP2KP Masamba Beri Solusi Praktis untuk Bendahara

KPPU Makassar Dorong Persaingan Sehat dan Kemitraan Adil di Sektor Perunggasan Sulawesi Selatan

21 Agu 2026 - 16:42 WITA

KPPU Makassar Dorong Persaingan Sehat dan Kemitraan Adil di Sektor Perunggasan Sulawesi Selatan
Trending di Ekobis