Makassar – Tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) – DIKTI berhasil mendampingi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Rawe Dasar, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Program ini berfokus pada peningkatan pendapatan keluarga nelayan melalui inovasi produk olahan ikan serta penguatan strategi pemasaran digital.
Ada 4 tahap kegiatan yang dilakukan dalam program PKM ini, yaitu (1) tahap sosialisasi program yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2025, (2) tahap pelatihan dan literasi proses pembuatan nugget ikan yang dilaksanakan tanggal 3 Agustus 22025, (3) tahap praktek/demontrasi pembuatan nugget ikan yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2025, dan (4) tahap Pelatihan pemasaran digital yang dilaksanakan pada 24 Agustus 2025. Dalam program ini, tim pengabdi yang terdiri atas Dr. Budiandriani, SE., MM., Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin, SE., MM dan Tasrik, SS., MM memberikan pelatihan intensif kepada para nelayan dan keluarganya. Mereka dibekali keterampilan mengolah hasil tangkapan menjadi nugget ikan dengan standar kebersihan dan teknik pengemasan modern. Tim juga menghadirkan peralatan tepat guna, seperti mesin penggiling, deep fryer, vacuum sealer, dan timbangan digital, sehingga proses produksi lebih efisien, higienis, dan berkualitas.

Tak hanya di aspek produksi, aspek pemasaran turut diperkuat dengan pelatihan digital. Anggota KUB Rawe Dasar dilatih memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar, membangun branding, serta mengelola transaksi online. Saat ini produk nugget ikan masih dalam tahap uji coba produksi dan pengemasan, namun telah dipersiapkan untuk dipasarkan secara digital sehingga ke depan diharapkan mampu menjangkau konsumen lebih luas.
Sebagai bentuk dukungan nyata, tim pengabdi juga menyerahkan mesin dan alat teknologi kepada KUB Rawe Dasar. Proses serah terima tersebut ditandatangani bersama oleh Ketua Tim PKM, Dr. Budiandriani, SE., MM., dan Ketua KUB Rawe Dasar, H. Dg. Tata, sebagai bentuk komitmen pemanfaatan alat untuk pengembangan usaha kelompok.
Ketua Tim PKM, Dr. Budiandriani, SE., MM., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menghasilkan inovasi produk, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan dan solidaritas kelompok. “Jika sebelumnya mereka hanya menjual ikan segar dengan harga pasang surut, maka setelah mengikuti program pelatihan ini diharapkan mereka mampu mengembangkan usaha olahan ikan dengan nilai tambah yang lebih tinggi,” ujarnya.
Melalui program PKM yang didanai DRTPM-DIKTI ini, KUB Rawe Dasar mengalami transformasi signifikan dari pola usaha tradisional menuju bisnis modern berbasis inovasi dan digitalisasi. Diharapkan, inisiatif ini mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan pesisir sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi perikanan di Kota Makassar.













